Simbol barcode bisa dihasilkan dengan beragam cara mulai penandaang langsung (direct marking) atau mencetak dengan ink jet atau mencetak simbol barcode kedalam label terpisah (separate label). Printer barcode adalah sebuah peralatan komputer yang digunakan untuk mencetak label barcode maupun kartu penanda (tag). Sekali label barcode dicetak maka akan dapat ditempel pada obyek fisik seperti barang-barang retail dan perkapalan. Kalau kita lihat di toko atau swalayan setiap produk telah tertulis barcodenya. Dengan menscan barcode ini maka akan diketahui harga dan 'identitas' produk tersebut. Secara umum mencetak kode barcode pada media yaitu label barcode dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu:
- Direct thermal - klik disini untuk penjelasan detail.
- Thermal transfer - klik disini untuk penjelasan detail.
- Dot matrix - Menggerakkan printhead dengan satu atau lebih baris vertikal, mengahasilkan gambar dengan banyak gerakan lintasan ribbonnya. Gerakan lintasan ini menciptakan baris titik-titik pada media. Printer dotmatrix serial menghasilkan gambar karakter demi karakter, namun printer dotmatrix garis mencetak seluruh baris dalam satu gerakan lintasan. Klik detail.
- Ink jet - Teknologinya menggunakan printhead tetap dengan sejumlah mulut kecil (tiny orifices) yang menetaskan tinta kedalam medianya untuk menghasilkan gambar yang sebenarnya dibuat dengan titik-titik yang bertumpang tindih.
- Laser (Xerographic) - Nama Xerographi berasal dari bahasa Yunani, xeros (kering) dan graphos (menulis), karena tidak ada bahan cairan kimia yang dibutuhkan dalam prosesnya. Xerographi digunakan dalam sebagian besar mesin fotokopi baik printer LED dan printer laser.
Thermal transfer dapat mencetak barcode pada macam-macam material dari pada direct thermal. Oleh karena itu tipe material yang akan dicetak merupakan pertimbangan dalam menentukan printer jenis apa yang hendak dibeli. Printer barcode yg lebih luas umumnya mempunyai kemampuan merubah antara direct thermal dan thermal transfer. Satu kerugian dari thermal transfer adalah membutuhkan ribbon. Printer direct thermal lebih cepat dan berguna dimana kecepatan dibutuhkan dan kita tidak mencetak banyak barcode. Sebagai misal dalam aplikasi rumah sakit dimana setiap bangsal pasien diberi barcode untuk mengidentifikasi mereka. Namun jika kebutuhan cetak barcode begitu banyak sampai ribuan maka pilihan tepatnya adalah printer thermal transfer.
Klik disini untuk kembali ke daftar blog.
















